Home / KIM KOTA MALANG / Dinas Kominfo Bidang SKDI dan KIM Kota Malang Berkunjung ke KIM Babagan Surabaya Kota Bandung

Dinas Kominfo Bidang SKDI dan KIM Kota Malang Berkunjung ke KIM Babagan Surabaya Kota Bandung

IMG_7619

Foto bersama rombongan dan KIM Babagan Surabaya

Jumat /14 Nop 2014, Rombongan dari Dinas Kominfo dan KIM Kota malang tiba di Kota Bandung dengan tujuan berkunjung ke KIM Babagan Surabaya yang berada di Kecamatan Kiara Kota Bandung, walaupun hujan sangat deras namun itu semua tidak menurunkan semangat rombongan dari Kota Malang maupun tuan rumah untuk mengikuti acara mulai awal sampai akhir. Diawali dengan pembukaan yang diwakili oleh Kabid Desiminasi Informasi Dinas Kominfo Kota Bandung yang menyampaikan jumlah KIM yang ada di Kota Bandung sebanyak 131 dari 157 Kelurahan, dan langsung di sambut positif dengan Bapak Bambang Nugroho karena dibandingkan dengan dengan KIM yang ada di Kota Malang dengan jumlah 10 KIM dari 57 Kelurahan yang ada di Kota Malang . Beliau membayangkan misalkan jumlah KIM dan Kelurahan yang ada di Kota Malang sebanyak yang ada di Kota Bandung , maka desiminasi Program Pemerintah Kota Malang akan sangat mudah dan cepat di akses oleh masyarakat. Seperti yang sudah ada di Kota Bandung salah satunya adalah KIM Babagan Surabaya yang berpartisipasi sangat tinggi untuk mendukung kesuksesan KIM, setelah itu dilanjutkan sambutan dari bapak sekcam yang menjelaskan asal usul dari kata Babagan Surabaya yang kita membayangkan “kenapa kok di namakan Babakan Surabaya” dan ternyata asal usul babagan Surabaya dari pengembangan Kelurahan Babagan Sari dan kebetulan yang mengawali kegiatan di Kelurahan Surabaya adalah orang Surabaya.

Dengan padatnya penduduk dan kurang sadarnya masyarakat terutama dalam persoalan sampah menjadi arahan kegiatan KIM untuk memcahkan masalah karena sering terjadinya banjir dan pemandangan yang kurang enak di pandang terutama di bantaran sungan Cidurian yang akhirnya KIM Babagan Surabaya dan penduduk sekitar bantaran sungai turun ke sungan untuk bersama sama membersihkan sampah yang sudah berlangsung 2 Tahun ini, sehingga terwujudlah lingkungan bantaran sungai yang bebas dari sampah. Inilah yang kemudian menjadikan Bapak Yos Hartiman mendapatkan penghargaan lingkungan dari Presiden Republik Indonesia di tahun 2014 sebagai pelopor pembangunan lingkungan.

Leave a Reply