Peran KIM dalam Pemberdayaan Pemuda

Eksistensi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Malang semakin berkembang saja, pasalnya pada program rutinitas On Air di RRI yang dilaksanakan di Kantor RRI Malang pada hari Senin 25 November kali ini oleh Penggiat KIM Kota Malang mengankat tema yang sangat menarik yakni “Peran KIM dalam Pemberdayaan Pemuda”. Sebagai narasumber adalah Ibu Pantjawati Yustikarini S.Sos selaku Wakil Ketua Penggiat KIM dan Mas Achmad Fahmi Amrullah selaku Pemuda Kota Malang yang aktif berkegiatan Silat di perguruan Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri.

Sesuai tema yang diangkat, KIM Kota Malang mencoba menggali potensi yang ada di wilayahnya, salah satunya adalah dibidang budaya dan olahraga. Pencak Silat menjadi fokusan pada pembahasan kali ini sebagai salah satu potensi yang sangat berharga dan perlu diketaui masyarakat Kota Malang secara luas. “salah satu peran KIM selain desiminasi indormasi adalah melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat khususnya pemuda sebagai generasi penerus bangsa yang bertugas menjaga dan melestarikan budaya asli Indonesia yaitu Pencak Silat” ujar Bu Pantja.

Penggiat KIM Kota Malang dalam Siarannya di RRI

Disisi lain, Mas Fahmi menyampaikan dalam ulasannya bahwa “Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai diri merupakan salah satu perguruan Silat di Indonesia yang sudah berkembang sejak 2 Juli 1955 hingga saat ini bahkan sudah tersebar ke berbagai negara dipenjuru dunia”. hal ini menjadi peluang positif yang harus bisa dimanfaatkan oleh pemuda Kota Malang dalam menyalurkan minat bakat sehingga menjadi pemuda berprestasi dan mampu menjunjung tinggi martabat bangsa dan negara melalui pelestarian budaya asli Indonesia.

Oleh sebab itu, peran pemuda sebagai generasi millenial sangat di perlukan untuk menjadikan Pencak silat sebagai olah raganya orang Indonesia dan Dunia dengan turut aktif berkegiatan di dalamnya dan jangan merasa takut atau minder dalam berlatih Silat karena banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh seperti yang disampaikan Mas Fahmi dan Bu Pantja bahwa berlatih silat dapat memperlancar peredaran darah, meningkatkan daya ingat, meningkatkan kecepatan berfikir dll sehingga kedepannya para pemuda Indonesia mampu menjadi seseorang yang berkompeten dan berkualitas baik.

Tinggalkan Balasan