Dinas Kominfo Bangun Kerjasama Dengan Media

Membangun kerjasama yang harmonis dengan media massa di Kota Malang dalam rangka penyebarluasan informasi publik, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Malang kembali membuat gebrakan. Bersama dengan Forum Pembina Umat (FPU), Insan Media, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Diskominfo menggelar kegiatan Kemitraan Media Massa ‘Keterbukaan Informasi Publik’ di Hotel Trio Indah 2, Kamis (23/10).
Dalam kegiatan kali ini ditandangani nota kesepahaman (MoU, Memorandum of Understanding, red) antara Diskominfo Kota Malang, PWI dan FPU untuk bersama menggelorakan keterbukaan informasi publik. Dari Dinas Kominfo diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Dra. Tri Widyani P., M.Si, dari FPU diwakili Luqman Al-Karim (Gus Lukman) dan dari PWI diwakili Ketua PWI Sugeng Irawan.
Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) Diskominfo Kota Malang, Ir. Bambang Nugroho, MT mengatakan senang bisa menggelar kegiatan yang juga bisa menjadi ajang silaturahmi. Lebih senang lagi selain dihadiri peserta dari insan media, SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), dan FPU, kegiatan ini juga dihadiri oleh tamu dari Kabupaten Kendal, Jawa Tengah yang sedang melakukan studi banding.
“Adanya kegiatan ini adalah tindak lanjut dari kegiatan dua bulan lalu dimana Kota Malang sudah sangat terbuka dalam informasi pelayanan publik sebagaimana yang diinginkan masyarakat,” jelas Bambang, Kamis (23/10).
Di lain sisi, Ketua PWI Malang Raya Sugeng Irawan mengakui acara seperti sangat bagus karena bisa menjadi media yang efektif untuk mengnyinergikan kegiatan di pemerintahan Kota Malang, media, dan masyarakat. Kalau selama ini masih sering terdengar sulitnya untuk mengakses informasi dari pemerintahan, sekarang tidak lagi.
“Adanya kegiatan ini sangat bagus untuk menjembatani adanya kesenjangan yang selama ini terjadi dalam informasi publik,” tegas Irawan.
Sementara itu, Luqman Al-Karim atau biasa dipanggil Gus Lukman mengatakan semua yang hadir di kegiatan Dinas Kominfo ini adalah warga negara Indonesia yang cinta tanah air. Dimana kecintaan terhadap negara dalam tuntunan Islam merupakan sebagian dari iman.
“Seharusnya keterbukaan media massa dan kerjasama seperti ini sudah harus seperti salat yang wajib hukumnya dilakukan setiap hari. Tidak hanya sekali-sekali saja dalam beberapa bulan sekali,” ujar Gus Lukman.
Gus Lukman menambahkan, membangun masyarakat tidak bisa hanya dengan pertemuan sekali atau dua kali, harus ada gerakan pendidikan yang berkesinambungan. Diantara kegiatan itu adalah seperti apa yang dilakukan Dinas Kominfo Kota Malang saat ini. (cah/yon)

Tinggalkan Balasan